Kisah Arloji

Jun 4, 2020 | Inspirasi

Transkripsi Video

Dalam sebuah perjalanan hidup

Ada saja saatnya kita harus memilih sikap

Mana yang harus diambil

Agar diri kita tidak merasa disia-siakan

Tidak merasa dicampakan

dan merasa tidak dihargai

Hidup adalah memilih yang terbaik menurut kita

Dan kita harus konsekuen dalam menjalaninya

Agar kita tetap dihargai

Tentang hal ini ada sebuah kisah yang ingin saya share disini

Ada seorang ayah meminta anaknya

untuk menjual arloji warisan kakek buyutnya

Dengan harga tertinggi

Nak arloji miliku ini adalah warisan dari kakek buyutmu.

Usianya sudah 200 tahun lebih

Sebelum ku wariskan padamu

Ayah ingin kamu bawa arloji ini ke toko arloji sebrang jalan itu

Dan katakan kepada pemiliknya bahwa kamu ingin menjualnya

Tanyakan berapa harganya

Sang anak pergi lalu tak berapa lama kembali dan berkata

Pemilik toko berkata bahwa harga jam ini tidak lebih dari 5 dollar

Karena ini adalah arloji tua

Sang ayah berkata

“Sekarang coba kamu bawa ke toko barang antik dan tanyakan harganya”

Si anak pergi dan kembali lalu berkata…

“Pemilik toko bilang bawha harga arloji ini mencapai 5000 dollar”

Si Ayah berkata

“Sekarang coba bawa ke museum katakan ke mereka kamu menjual arloji tua ini.”

Si anak pun pergi lalu kembali dan berkata.

“Mereka mendatangkan pakar arloji untuk memperkirakan harganya”

“Lalu mereka menawarkan kepadaku 1jt dollar untuk arloji ini.”

“Nak Aku sedang mengajarkanmu bahwa kamu akan dihargain apa bila kamu berada di lingkungan yang tepat.”

“Oleh karena itu jangan pernah kmu tinggal ditempat yang salah lalu marah ketika tidak ada yang menghargai mu.”

“Karena mereka yang mengetahui nilai kamu akan selalu menghargai”

“maka jangan pernah bergaul di tempat yang tidak layak bagimu”

“Jangan pernah membiarkan diri berada di tempat yang tidak menghargai keberadaanmu.”

Oleh sebab itu carilah posisi dimana kita akan dihargai

Jika disuatu tempat kita tidak dihargai maka carilah tempat yang bisa menghargai diri kita